Thursday 15th November 2018
    banner 728x90

    Selayang Pandang Peran dan Fungsi RASI

    By: On:
    Selayang Pandang Peran dan Fungsi RASI

    YASKUM sebagai sebuah yayasan melahirkan dua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yaitu: Masyarakat Spritual Indonesia (RASI) dan Yaskum Indonesia (YI) . Pertanyaan pertama kenapa Yayasan harus berubah jadi Perkumpulan (Ormas)?

    Secara Hukum, tingkatan Ormas (Perkumpulan) lebih tinggi dari sebuah yayasan. Yayasan sebenarnya tidak bisa mempunyai anggota sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 16 Tahun 2001, tetapi jika bentuknya Ormas, maka dibenarkan secara hukum untuk memiliki anggota dimanapun sebanyak apapun.

    Berdasarkan hasil kajian dan evaluasi dari waktu ke waktu, maka harus dibentuk dua Ormas yang mempunya tujuan dan orientasi berbeda namun tetap satu, yaitu RASI yang bergerak dalam pembinaan mental spritual dan YI sebagai organisasi yang bergerak pada bidang sosial kemasyarakatan, ekonomi dan sebagainya. Tetapi pada hakekatnya RASI dan YI adalah dwitunggal, dua tetapi satu.

    Seperti diumpamakan Jiwa dan Raga, Lahir dan Batin Dunia dan Akhirat, dua organisasi ini adalah Dwi Tunggal. Dua dalam satu wadah kesucian. Artinya setiap anggota kesucian (RASI) adalah otomastis menjadi anggota YI. Sementara anggota YI belum pasti menjadi anggota RASI. Penjelasannya karena YI akan bergerak secara fleksibel dalam aktifitas keduniawian yang melibatkan banyak orang, berbagai kalangan dan latar belakang lainnya. Dalam proses itulah diharapkan kemudian, mereka yang menjadi anggota YI akan masuk menjadi anggota RASI, tentu saja melalui tahapan pembinaan sebagai yang sudah diputuskan dalam Rakernas Rasi dan YI.
    Jadi YI akan membuat sejumlah program untuk pemberdayaan dari sisi keduniawian seperti pelatihan keterampilan, bantuan permodalan usaha, kepemimpinan dan lain-lain. Jadi penerima manfaat dari seluruh program yang dibuat YI adalah bertujuan untuk memberdayakan anggotanya yang juga adalah anggota dari RASI itu sendiri.
    Sebagai tertuang dalam Naskah Deklarasi RASI dan YI pada 11 Desember 2016 di Ancol, bahwa dalam perjuangannya tersebut, YI berpedoman pada 3 (tiga) filosofi perjuangan yang didasari atas keinsyafan dan kesadaran bahwa :

    • Arena dan lahan perjuangan sangat banyak dan variatif yang disesuaika dengan nuansa usia, zaman dan bidang garapan;
    • Dalam perjuangan diperlukan saling tolong-menolong “Ta’awanu ‘alal birri wattaqwa, prinsip-prinsip umat yang baik;
    • Siap bekerjasama dengan berbagai pihak tanpa memandang latar belakang Suku, Agama, Ras dan Bangsa , baik secara kualitatif fungsional, baik secara program nyata maupun penyiapan sumber daya manusia dan mendorong sumber daya ekonomi untuk sebesar-besarnya kemaslahatan ummat dan rakyat Indonesia.

    Sementara itu RASI dalam pengorganisiran pembinaan ummat kembali pada Pos pembinaan pada masing-masing daerah dan wilayah dimana dia melakukan pembinaan. Adapun Tujuan dan Fungsi RASI sebagaimana tertuang dalam AD/ART dan Buku Panduan Pembinaan adalah sbb:

    • RASI merupakan nama perkumpulan Masyarakat Spiritual Indonesia yang bertujuan untuk mengenalkan Kuasa Tuhan/Kuasa Allah (Ruuhi) yang ada pada setiap insan. Dengan mengenal dan merasakan kehadiran Ruuhi Allah yang ada pada diri sehingga tersinari jiwa dan hati dan kemudian tertuntun segala tindak laku di atas pengaturan Allah,  Tuhan yang Maha Kuasa. 
    • RASI suatu wadah pembinaan spiritual yang menerima anggota dari semua lapisan masyarakat dengan tanpa membedakan status sosial, ras, suku bangsa, agama atau apapun yang melekat pada diri seseorang.RASI tidak mencampuri, merubah, menambah dan mengurangi aturan-aturan dan syariat yang berlaku pada masing-masing agama. Bahwa syariat agama dilaksanakan & diamalkan oleh masing-masing pemeluk agama tanpa ada intervensi.

    Perbedaan Perkumpulan dan Yayasan

    Perkumpulan:

    • Bersifat dan bertujuan komersial;
    • Mementingkan keuntungan (profit oriented);
    • Mempunyai anggota.

    Yayasan:

    • Bersifat dan bertujuan sosial, keagamaan dan kemanusiaan;
    • Tidak semata-mata mengutamakan keuntungan atau mengejar/mencari keuntungan dan/atau penghasilan yang sebesar-besarnya;
    • Tidak mempunyai anggota.

    Subscribe

    Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

    3 Responses

    1. RASI Nganjuk23/02/2018 at 05:56Reply

      Assalamualaikum,

      Salam Hormat dan Salam Santun

      Dari RASI Nganjuk

      • Author

        admin30/03/2018 at 11:46Reply

        Alaikumsalam

    2. M.Herman07/04/2018 at 03:39Reply

      Pengayom M.Adrian&M.Saharjo di belakang terminal Pulo gebang cacat hablu minanas … mohon agar beliau ditinjau secara manusianya… Jangan ijinkan beliau membina sebelum diperbaiki hablu minanasnya.terima kasih

    Leave a Reply